Jumat, 12 Desember 2008

Gemar Membaca



Belakangan ini, si sulung Amr kun rajin sekali membaca buku sepulangnya dari sekolah. Buku yang dibacanya adalah buku biografi tokoh-tokoh terkemuka di dunia, baik di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi maupun bidang kesenian.



Hari ini ku lihat dia asyik membaca buku 'Beethoven'. Kemarin dia asyik dengan 'Wright Bersaudara', seperti hari-hari sebelumnya. Wah, aku sampai lupa dech biografi siapa saja yang dia baca...

Waktu kutanya, apakah itu tsukudai dari sensei? apakah buku-buku tersebut dipinjam dari tosyokan? Jawaban dari keduanya adalah bukan. Ternyata, Amr kun meminjam buku-buku tersebut dari temannya yang memiliki banyak buku biografi seperti itu.

Dan ternyata, menurut Amr kun ada peraturan sekolah yang mengharuskan muridnya untuk gemar membaca. Terlebih mulai dari kelas empat, setiap murid diharuskan memenuhi 'Membaca Buku' sebanyak minimal 50 buah buku dalam 1 tahun. Bukunya sendiri bebas, sesuai dengan kegemaran murid, tentunya dalam batas-batas peraturan disini.

Kalau setahun lalu Amr kun masih senang membaca buku komik 'Doraemon', 'Conan', 'Zorori', dan tokoh-tokoh kartun lainnya. Sekarang Amr kun beralih ke buku-buku yang lebih realita, kisah sejati orang-orang yang solid di berbagai bidang.

Senang rasanya melihat anak gemar membaca buku, yang bermanfaat tentunya...
Ayo baca buku!!!

1 komentar:

Erik mengatakan...

Ass. Umi Rina

Wah bagus sekali program sekolahnya, sangat mendorong sang murid agar gemar membaca.

Salam kenal Umi Rina