Selasa, 10 Februari 2009

'Pempek Dos' , Obat Rindu...



Siapa yang tak kenal 'Pempek Palembang'??? Panganan ini salah satu kegemaranku karena rasanya yang segar, perpaduan pedas, manis dan asam dari kuah cukonya. Bukan saja kegemaranku, tetapi juga hampir seluruh anggota keluarga besarku sangat menyukainya. Sudah tradisi...:)



Sudah menjadi tradisi di keluarga Bundaku untuk mengolah panganan ini sendiri di rumah. Dan cuko yang biasa Bunda buat sangat berbeda dengan cuko yang dijual di toko2. Cuko Bunda tidak menggunakan asam cuka, melainkan asam kandis, mengingat Bunda sudah tidak bisa lagi mengkonsumsi asam cuka.

Untuk Pempeknya, pempek Bunda sama dengan yang di toko. Namun adakalanya Bunda tidak mendapatkan ikan yang segar (ikan belida atau ikan tenggiri)sebagai bahan dasarnya. Dan di saat-sat itu, Bunda membuat sebuah panganan mirip 'Pempek' yang tidak menggunakaan ikan, namanya 'Pempek Dos'.

Pempek Dos ini terbuat dari tepung terigu, tepung sagu, telur, bawang putih, garam dan gula. Dipadu sedemikian rupa sehingga saat digoreng, adonannya akan menggembung seperti ditiup, bahkan sampai meledos. Karenanya diberi nama 'Pempek Dos'.

Panganan ini seringkali disajikan Bunda saat sore hari sebagai selingan sebelum waktu makan malam tiba. Dan panganan ini selalu bisa mengusik nafsu makan di keluarga kami. Seperti saat sekarang ini, panganan ini menjadi salah satu 'Obat Rindu'ku kepada beliau...

Bahan Pempek :
250 gr tepung terigu
3 sdm tepung tapioka
1 btr telur
1 sdm garam
1 sdm bawang putih halus
1/4 sdt gula pasir
air secukupnya

Cara Membuat :
1.Campur rata semua bahan kering.
2.Masukkan telur dan air sedikit-sedikit, aduk rata sampai kekenyalannya cukup untuk digoreng.
3.Panaskan minyak dengan api sedang, goreng sampai matang, angkat, tiriskan.
4.Sajikan hangat bersama cuko (tambahkan ketimun bila suka).

Bahan Cuko :
100 gr Brown sugar
3 sdt gula pasir
15 buah cabe rawit hijau, haluskan
1 sdt ebi kering, haluskan
3 siung bawang putih, haluskan
350 ml air
1 buah asam kandis
1 sdt garam

Cara Membuat :
1.Campur semua bahan, rebus sampai mendidih dan keluar rasa asamnya.
2.Cicipi, angkat asamnya jika sudah cukup asam, matikan api.
3.Baiknya cuko dibuat sehari sebelum digunakan agar rasanya lebih sedap.

6 komentar:

Erik mengatakan...

Pempek gendum ya.

Iya lebih bagus pake asem kandis, kalo pake cuko, cepet ngerusak gigi

Rio 9 mengatakan...

wah saya doyan banget tuh pempek..

bunda azka mengatakan...

Wahhhh...
jadi pingin pulang ke palembang nih. Kangen makan pempeknya sm tekwan juga nih..
Nyam...Nyammm :)

donalduck mengatakan...

pempek mah favorit saya juga lho.. umi...

BLOGGER Pemula mengatakan...

Yummy.... kyknya lezaaaat tuh.. ncip dikit bole ga?? Hehehehe..

didi mengatakan...

mbak..kok cuma tepung terigu, kalo tepung sagunya brp banyak? tks