Selasa, 02 September 2008

Kado buat Kakak

Jantungku berdegup keras, saat pertama melihatmu di halte itu. Ada sesuatu yang aneh, tapi tak bisa kuungkapkan dengan kata-kata...

Waktu itu, kulihat kau sedang berbicara dengan kakakku. Tak ada yang istimewa, layaknya sepasang teman yang sedang berbicara. Dan saat kau berkunjung ke rumahku, aku langsung punya 'rasa' yang lain terhadapmu. Dan aku, tak tahu pasti 'apa itu'...

Saat kau datang ke sekolahku siang itu, sungguh hatiku sangat khawatir. Pikiranku berpikir, ada sesuatu yang sangat penting sampai-sampai kau harus datang secara khusus ke sekolahku, bukan di rumahku. Aku bergegas lari ke ruang penerima tamu sekolah, dan ternyata, memang ada yang sangat penting yang tak mungkin kau tunda. Sungguh, aku sangat senang kau memilihku untuk 'itu'...

Sejak saat itu, hubungan kita semakin 'dekat' layaknya sepasang 'kakak-adik'. Kau sungguh memiliki hati yang begitu luas, berbagi rasa sayangmu kepadaku, sayang seorang 'kakak perempuan' yang belum pernah kumiliki...

Kasih sayangmu yang tulus, membuatku tak ragu untuk menerimanya. Dan aku semakin yakin bahwa kau adalah 'kakakku tersayang' yang sangat mengenal dan mengerti aku.
Dan saat kau memilih untuk 'hijrah', memilih jalan-Nya orang -orang yang diridhoi-Nya, aku dan Bunda semakin yakin, hati kita telah dipertautkan dalam kasih sayang-Nya. Aku sungguh bersyukur bahwa Dia telah mengirimmu sebagai bagian dari keluargaku, sebagai 'kakak perempuan' yang sesungguhnya bagiku.

Bila waktu itu aku pernah menunjukkan rasa sayangku kepadamu dengan sebuah 'black forest' hasil karyaku. Kini, saat waktu dan ruang memisahkan kita sementara waktu (Insyaa Alloh), ijinkan aku berharap dalam doa, dari lubuk hatiku terdalam ...

Duhai Dzat Yang Maha Menghidupkan dan Maha Mematikan,
Limpahkanlah keselamatan atasnya,
Di hari ia dilahirkan,
Di hari ia diwafatkan,
Dan di hari setelah kehidupan...

Jadikanlah ia sebagai kakakku,
Lahir bathinnya,
Di dunia dan di akhirat kelak...
Amiin....Yaa Robbal Aalamiiin...


To my beloved sister ever... ILU... IMU...

Tidak ada komentar: