Rabu, 31 Desember 2008

Serabi Praktis



Serabi Bandung? bukanlah... Ini serabi praktis ala Umi Rina :) Sengaja dibuat pas sarapan pagi dan dimakannya hangat-hangat dengan kuah kinca. Ehhmmm... lumayan mengurangi rasa dingin di pagi hari... *slurpp*



Rasa gurih dan manis yang berpadu jadi satu, nggak usah nunggu hitungan menit langsung ludes oleh pelanggan tercinta... Lihat aja tuh serabinya tinggal sendiri, karena yang lainnya dah masuk perutnya anak-anak... :D

Bahan Kinca :
100 gr brown sugar (saya pake kurosato)
2 sdm gula pasir
2 lembar daun jeruk (gantinya daun pandan)
100 ml air

Cara Membuat :
1.Campur semua bahan, masak sampai mendidih dan gula larut.
2.Angkat dari api, sisihkan.

Bahan :
250 gr tepung terigu all purpose
1 sdt baking powder
1 sdt baking soda
1 sdt garam
2 btr telur ukuran L
250 ml susu cair (gantinya santan)
2 tetes pasta pandan
fruits oil/margarine untuk olesan wajan

Cara Membuat :
1.Campur rata bahan kering dengan whisker.
2.Tambahkan telur dan susu sambil dikocok rata dengan whisker.
3.Tambahkan pasta pandan, kocok terus sampai berbuih.
4.Biarkan adonan sekurangnya 1 1/2 jam agar adonan berpori.
5.Panaskan wajan cekung dan olesi oil/margarine, api cukup kecil saja.
6.Tuang 1 sendok sayur adonan, tutup dan biarkan mengembang dan berpori.
7.Setelah matang, angkat dan hidangkan hangat bersama kinca.

Selasa, 30 Desember 2008

Belajar Iqro Gaya Hasya Chan



Hasya chan putri kecilku sudah mulai belajar Iqro jilid 1. Layaknya batita pada umumnya, Hasya chan mengumpamakan setiap huruf sesuai dengan persepsi dunianya...

Simak dech bagaimana Hasya chan belajar Iqro bersama Abi... :)

Abi : Ini huruf apa? (sambil nunjuk Alif)
Hasya : Ini pinsil aku berdiri
Abi : :) Iya, pinsil berdiri bunyinya Alif
Hasya : Alif...
Abi : Kalo ini namanya apa? (sambil nunjuk huruf Ba)
Hasya : Perahu ada bannya...
Abi : ?! Iya, perahu ada bannya bunyinya Ba
Hasya : Perahu ada bannya bunyinya krek krek...
Penghuni rumah : huaahahahaha......

Senin, 29 Desember 2008

Tag-Award di Awal dan Akhir Tahun



Di awal tahun baru 1430 H ini dan menjelang akhir tahun 2008, dapat award sekaligus PR dari Bunda MeDaNi, makasih banyak ya Bunda...

Well, let's start it..... 10 facts about Umi Rina :

1. Umi Rina mempunyai nama panjang Amrina Rosyada yang berarti perkara kami yang benar. Sebuah nama yang diberikan oleh almh. nenek diambil dari surat Al Kahfi:10. Menurut salah satu hadist diriwayatkan bahwa barang siapa yang hafal surat Al Kahfi sepuluh ayat yang awal, maka ia akan dilindungi oleh Alloh SWT dari kerusakan makhluk Dajjal.(HR. Muslim)

2. Umi Rina berdarah campuran Makassar-Lampung, alm. ayah berasal dari Makassar dan ibu berasal dari Lampung. Lahir dan besar di ibukota negara yang heterogen, menjadikan Umi Rina seorang Indonesia saja.

3. Umi Rina adalah anak ketiga dari empat bersaudara, dua orang kakak laki-laki dan seorang adik laki-laki. Namun semenjak kepergian kakak tertua, Umi Rina naik tahta jadi anak kedua.

4. Umi Rina menikah di tahun 1997, tiga bulan setelah bergabung di sebuah perusahaan otomotif nasional dan delapan bulan setelah berpulangnya Ayah tercinta.

5. Umi Rina menikah dengan seorang lelaki berdarah Jombang yang lahir dan besar di ibukota negara, hasil perjodohan dari seorang kakak angkat yang baik hati. Alhamdulillah, perjodohann yang membawa berkah untuk kami semua... *selengkapnya off the record ya...;)*

6. Umi Rina dikaruniai empat buah hati yang luar biasa, tiga jagoan dan satu putri tercantik. Si sulung sudah hampir sepuluh tahun, yang kedua sudah tujuh tahun, yang ketiga baru saja empat tahun dan si cantik baru berusia dua tahun setengah. Alhamdulillah...

7. Umi Rina memutuskan resign dari dunia karir perkantoran semenjak lahirnya buah hati pertama, dan memilih membina karir di rumah bersama keluarga tercinta.

8. Umi Rina senang belajar apapun yang bermanfaat, ilmu agama ataupun ilmu lainnya, termasuk ilmu memasak yang banyak didukung dari teman-teman bloggers. Makasih banyak ya friends...:)

9. Umi Rina sekarang ini sedang menikmati satu babak hidup di negeri orang, negeri bunga sakura mendampingi suami tercinta bersama empat buah hati tersayang. Bertemu dan bersahabat dengan teman-teman senasib yang menjadi bersaudara di perantauan. Semoga persaudaraan ini terus berlanjut walaupun sudah pulang kampung nanti ya...

10. Umi Rina sudah sangat rindu kampung halaman, negeri yang penuh suka duka namun selalu melekat di hati, rindu akan duo Bunda, sanak keluarga dan para sahabat tercinta. We'll be home very soon... insya Alloh...

Ok, it's done Bunda.....
Tag dan award silahkan dilanjut buat teman-teman bloggers yang mampir, terutama yang ada di list my pal's link.

Selamat Tahun Baru 1430 Hijriyah dan Tahun Baru 2009!!!