Senin, 12 Januari 2009

Hitachi Cup 2008



Prestasi pertama yang diraih si sulung di akhir tahun 2008 lalu. Bersama timnya, Azuma Soccer Club, berhasil meraih posisi ketiga dalam First Hitachi Plant Technology Cup untuk wilayah Ibaraki Selatan.



Sebuah prestasi, sebuah hasil karya dari suatu kerjasama yang baik di dalam tim. Saling mendukung, saling mengisi, saling berinteraksi dengan baik, dan saling kokoh mengkokohkan.

Sebuah prestasi, yang diperoleh dari kerja keras, latihan yang sungguh-sungguh, semangat pantang mundur, disiplin tinggi, dan tentunya dari kondisi badan yang sehat dan kuat.

Ayo Amr kun, terus semangat!!!
Dan, jangan lupa makan yang cukup supaya badannya tetap sehat dan kuat... :)

Berbudi Luhur

Banyak orang kelihatannya pandai tetapi pandai memanipulasi orang lain. Banyak orang mengerjakan sholat, tetapi tingkah lakunya tidak mencerminkan kebaikan. Dan banyak orang yang kelihatannya baik, tetapi kebaikannya itu punya maksud tertentu, tidak sungguh-sungguh baik.

Berbudi yang luhur, bukanlah perbuatan baik yang 'dibuat-buat' dengan maksud dan tujuan tertentu. Berbudi yang luhur adalah sifat yang sejatinya melekat di tiap-tiap diri yang mengaku Islam dan Iman.

Bukankah dalam diri junjungan kita Muhammad SAW, telah jelas tercermin sebaik-baiknya akhlaq? Tidak hanya kepada kalangan Muslimin, tetapi juga kepada siapa saja yang ada disekitar beliau, bahkan seekor nyamukpun merasa nyaman saat berada di sekitar beliau.

Berbudi luhur adalah berbudi pekerti yang baik, akhlaqul kharimah, bertingkah laku baik, tertabiat luhur, sesuai dengan norma-norma agama dan aturan pemerintah yang sah yang berlaku di wilayah tempat tinggalnya.

Orang yang berbudi luhur memiliki tabiat-tabiat luhur yang melekat didirinya. Ia adalah seorang yang kasih sayang, rukun kompak, bisa bekerjasama dengan baik, jujur, amanah, dan seorang yang senang bekerja keras dan hemat.

Dengan tabiat luhur seperti itu, orang yang berbudi luhur diibaratkan seperti orang yang manaiki anak tangga. Keberadaannya di tiap-tiap kelompok masyarakat formal atau non formal dapat memberikan kontribusi yang positif. Dan kontribusinya tersebut tentunya akan mendapatkan penghargaan yang layak dari masyarakat secara umum.

Jika masing-masing diri mampu berbudi yang luhur, alangkah indahnya dunia ini. Keharmonisan bisa terbina, kerjasama pun bisa terjalin dengan baik, dan pada akhirnya kemajuan pun bisa dicapai.

"Dan sesungguhnya engkau Muhammad niscaya luhur budi pekertinya lagi besar."
(QS. Luqman : 4)

Bersabda Nabi SAW,"Tidak ada sesuatu yang lebih berat timbangannya bagi orang Iman di hari kiamat daripada budi pekerti yang baik. Sesungguhnya Alloh niscaya murka pada orang yang jelek budi pekertinya." (HR. Tirmidzi)

Kamis, 08 Januari 2009

Adonan Roti Dasar



Akhirnya.... ketemu juga formula adonan roti yang pas buat lidahnya langganan favoritku. Adonan roti ini lembut tetapi tidak lembek. Bisa diisi sesuai selera seperti roti manis, dan bisa juga dijadikan roll pan untuk burger atau hot dog...



Adonan ini perpaduan antara resep softbread dan resep roti tawar yang pernah aku dapat dari kemasan loyang roti tawar. Berhubung anak-anak maniak sama roti, jadi membuat adonannya pun dalam porsi yang banyak... :)

Bahan :
500 gr tepung terigu protein tinggi (untuk roti dan sejenisnya)
100 gr gula pasir
2 sdm ragi instant (12 gr)
2 sdm susu bubuk (10 gr)
1 btr telur utuh ukuran L
2 buah kuning telur ukuran L
200 ml susu cair dingin
75 gr margarine
1 sdm garam (6 gr)

Olesan : 1 kuning telur + 1 sdt susu cair, kocok rata

Cara Membuat :
1.Campur rata bahan kering (kecuali garam) dengan whisker.
2.Masukkan telur, aduk rata sambil tuangkan susu cair sedikit-sedikit.
3.Uleni sampai rata, tambahkan margarine dan garam, uleni sampai kalis dan elastis.
4.Tutup wrap, diamkan sampai mengembang (2 jam suhu ruang musim dingin).
5.Kempiskan adonan, bagi beberapa bagian (masing2 35 gr), bulatkan, diamkan 10 menit.
6.Isi sesuai selera, bentuk, tata di atas loyang bersemir margarine.
7.Oles atasnya, oven 160 C-170 C sampai kekuningan/matang (20-25 menit).
8.Keluarkan dari oven, siap disajikan hangat atau simpan dalam wadah kedap udara setelah dingin (supaya wadah tidak beruap dan membuat roti menjadi lembek).