Minggu, 31 Mei 2009

Meron Pan



Special Request dari anak-anak, sudah lama sekali. Berhubung ada saja kesibukan yang tidak bisa dihindari, akhirnya baru hari ini dibuatkan sebagai menu sarapan pagi.
Meron pan atau Melon Pan ('L' dibaca 'R' oleh lidah orang Jepang) adalah salah satu jenis roti yang cukup terkenal di Jepang ataupun di beberapa negara di Asia lainnya seperti Korea ataupun China.

Sebutan Meron Pan bukan karena isinya atau ada kandungan buah Melon di dalamnya, melainkan karena bentuknya yang seperti melon *masa' sich?* :) Setidaknya itu menurut beberapa literatur yang saya baca dari berbagai sumber.

Yang jelas ini adalah salah satu jenis roti, dan rasanya memang unik karena merupakan perpaduan antara adonan roti dan adonan kuker sehingga menampilkan cita rasa kelembutan dan kerenyahan. Dan buat anak-anak, buatan rumah memang punya kesan tersendiri. Ehmmmmm.....:)





Resep berikut nyontek dari sini nich, dengan beberapa modifikasi tentunya...:)

Bahan :
Roti :
200 gr tepung terigu prot. tinggi
1 sdm ragi instant
2 sdm gula
1 buah kuning telur
100 ml susu cair
30 gr butter/margarine
1/2 sdm garam

Kuker (Topping) :
40 gr gula
50 gr butter/margarine
1 btr telur
200 gr tepung terigu serba guna
1/4 sdt Baking Powder
1/4 sdt garam

Gula Pasir Halus sebagai topping

Cara Membuat :
1.Campur rata bahan kering roti (kecuali garam)dengan whisker, tambahkan telur dan susu uleni rata.
2.Tambahkan butter dan garam, uleni sampai kalis (kurleb 20 menit).
3.Bulatkan, tutup wrap, biarkan mengembang dua kali lipat (kurleb 1-1,5 jam).
4.Sementara, buat adonan kuker, kocok butter dan gula sampai putih dan creamy.
5.Tambahkan telur, kocok rata.
6.Tambahkan campuran tepung, garam dan BP, aduk rata.
7.Bentuk silinder, bungkus wrap, simpan dalam kulkas selamaa 30 menit.
8.Kempiskan adonan roti, bagi menjadi 10 bagian, bulatkan, biarkan 20 menit.
9.Keluarkan adonan kuker, bagi menjadi 10 bagian, pipihkan diameter 10 cm.
10.Satukan adona roti dan adonan kuker, adonan kuker sebagai topping.
11.Tata dalam loyang beralas kertas roti, beri jarak, taburi gula pasir halus.
12.Bentuk dengan pisau roti seperti foto di atas.
13.Preheat oven 180 C=10 menit, oven adonan selama 15 menit.
14.Keluarkan dari oven, siap disajikan hangat.

Rabu, 27 Mei 2009

The Amazing Routinities...

Berawal dari kunjungan rutinku ke dokter beberapa hari lalu, dan sempat bincang-bincang mengenai kondisi kesehatanku dan anak-anak belakangan ini. Akhirnya muncul perbincangan tentang kasus 'Flu Babi' yang mulai menyebar di beberapa kota di Jepang.

Ada beberapa langkah yang disarankan oleh Dokter Kanemoto yang sama persis dengan surat edaran dari Pemerintah Kota Tsukuba Divisi Kesehatan, yaitu :
1.Gunakan masker secara benar dan tepat, terlebih pada saat Anda memiliki gejala flu ataupun batuk.
2.Mencuci tangan dengan sabun lebih dari 15 detik kemudian keringkan dengan baik.
3.Berkumur setelah sampai di rumah setelah bepergian, terutama pada saat tenggorokan Anda terasa tidak enak ataupun kering.

Yang menarik dari perbincangan kami adalah pada saat saya kemukakan bahwa saya dan keluarga setidaknya mencuci tangan dan berkumur sebanyak sedikitnya 5 kali dalam sehari. Sang dokter sempat terkaget dan heran, bisa sebanyak itu. Kemudian saya menjelaskan bahwa dengan melakukan 'berwudhu' setiap mau sholat, rangkaian mencuci tangan dan berkumur termasuk didalamnya. Sang dokter pun tersenyum dan bergumam, " Sebuah rutinitas yang menakjubkan..." :)

Senin, 25 Mei 2009

Bakso Malang



Punya kulit pangsit yang sudah hampir kadaluwarsa. Mau dibuat siomay, tapi tenggorokan rasanya 'seret' kalau makan bumbu kacang. Akhirnya dibuatlah "Bakso Malang" yang banyak kuahnya, dan ternyata anak-anak suka sekali...:)

Karena Yaser dan Hasya masih agak sulit mencerna bakso daging sapi, kali ini saya buat baksonya dari daging ayam. Hmmm....

Bahan Isian Tahu dan Kulit Pangsit :
30 ekor udang, kupas dan buang kotorannya
1 potong (100 gr) daging ayam boneless, buang lemak, urat dan kulitnya
1 ikat daun bawang, rajang halus
1 sdm meres garam
1 sdt bawang putih halus
1/4 sdt lada halus
seujung pisau gula pasir
1 sdt fruits oil

Cara Membuat :
1.Giling daging udang dan ayam dengan food processor sampai halus.
2.Pindahkan dalam wadah, tambahkan bahan lainnya, aduk rata.
3.Isikan ke dalam tahu siap dikukus.
4.Isikan ke dalam kulit pangsit siap digoreng.

Bahan Kuah :
1 potong paha ayam bertulang
1500 ml air
5 siung bawang putih, haluskan
1 sdt lada bulat, haluskan
1 sdm saos tiram
1 sdm garam
1/2 sdt gula pasir
1 ikat daun bawang, rajang halus
1 ikat daun seledri, rajang halus

Cara membuat :
1.Rebus ayam dalam air sampai kaldunya keluar, angkat ayam, sisihkan.
2.Masukkan bumbu halus dan bumbu lainnya, aduk rata sampai mendidih.
3.Tambahkan daun bawang dan daun seledri, aduk rata, matikan api.

Bahan Bakso Malang :
Bakso Ayam
Tahu Isi
Pangsit Goreng
Mie Kuning
Sambal Bakso
Kecap Manis
Daun Seledri
Bawang Goreng

Penyajian :
1.Tata mie kuning, bakso ayam, tahu isi, dan pangsit goreng.
2.Siram kuah, bubuhi daun seledri, bawang goreng, kecap dan sambal basko bila suka.
3.Sajikan hangat bersama keluarga.