Jumat, 05 Agustus 2011

Puasa Ramadhan Ala Yaser


Memasuki hari kelima bulan Ramadhan 1423 H, Alhamdulillah... anak-anak sudah mulai terbiasa dengan menahan lapar dan dahaga mereka, tentunya dengan cara yang berbeda-beda sesuai dengan kesiapan usia mereka.

Bagi Amr dan Irham, puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan hawa nafsu dan meningkatkan amalan di bulan penuh rahmat ini, apakah dengan membaca Al Qur-an, sholat tarawih, dan sebagainya.

Bagi Yaser dan Hasya, puasa adalah tidak boleh makan, tidak boleh minum, tidak boleh nangis, tidak boleh rewel, tidak boleh nakal, dan lain-lain...Keduanya juga punya pendapat sendiri tentang cara berpuasa dan waktu berbuka puasa, simak dech...

HARI KEDUA PUASA, pukul 17.05 WIB

Yaser : Umi, jam berapa sich buka puasanya? *sambil duduk depan pintu kamar Umi dan memegangi perutnya*
Umi : Sebentar lagi kok...kenapa Mas?
Yaser : Sebentar laginya jam berapa sich? *masih memegangi perutnya...*
Umi : Yaa, masih satu jam lagi dech kira-kira...Yaser sudah mau buka sekarang? *sambil senyum-senyum*
Yaser : Nggaaaakkk, aku nggak mau buka!!! Tapi jam berapa maghribnya?
Umi : Maghribnya nanti kedengaran adzannya, jam 6an dech...Mau buka sekarang nggak???
Yaser : Nggaaakkkkk!!!! Aku bukan mau buka sekarang!! Tapi maghribnya aja yang lama...aku khan udah lapar....
Umi : Kalo puasa memang lapar tapi harus ditahan sampai waktunya buka...tapi karena Yaser masih kecil, boleh kok buka sekarang...:)
Yaser : Nggak dech, aku bukanya nanti aja bareng-bareng sama mas Iam...*sambil lari main lagi sama masnya...*

Alhamdulillah, hari ini Yaser bisa tahan sampai maghrib...:)

HARI KEEMPAT PUASA pukul 14.35

Yaser ikutan Hasya yang nggak puasa, bolak-balik buka kulkas. Ada apakah gerangan???

Umi : Yaser mau buka puasa ya, kok buka-buka kulkas???
Yaser : Nggak, aku cuma liat-liat aja kok...es strawberry nya udah jadi Mi...hehehe...
Umi : Kalo lagi puasa nggak usah buka-buka kulkas, nanti Yaser jadi pingin buka...
Yaser : Hasya nggak puasa Mi, aku boleh nggak buka sekarang??? Aku pingin makan esnya...yaaaa????
Umi : Khan bisa nanti makannya pas maghrib?
Yaser : Aku hauuuussss dech, satu aja MI, nanti aku puasa lagi...ya???
Umi : :D, ya udah, Yaser minum yang hangat dulu ya...
Yaser : asyyiiik...aku haus banget, udaranya panas sich Mi...Aku puasanya ganti-gantian aja Mi, hari ini puasa, besok nggak puasa, besoknya lagi puasa lagi...githuuu...
Umi : hehehe...iya dech, terserah mas Yaser aja...:D

Kamis, 28 Juli 2011

FRESH FRUITS CAKE



Sudah lama tidak meng-update disini, apalagi nulis resep. Ternyata ada resep kue yg belum pernah dimasukkan disini. Kebetulan juga ada yg sedang ber-ultah, jadi sekalian dech...:)

Sesuai namanya, kuenya dihiasi dengan buah-buahan segar yg memukau mata anak-anak.

FRESH FRUITS CAKE

Bahan-bahan Cake Base :
100 gr butter (orchid butter unsalted)
150 gr castor sugar (gula halus)
3 buah kuning telur ukuran L
3 buah putih telur, kocok kaku
125 gr tepung terigu all purpose
25 gr tepung maizena
1/2 sdt Baking Powder
35 gr coklat bubuk (van houten)
75 ml susu cair (ultra plain)

Filling : Blueberry/Strawberry Jam (Mariza)

Topping :
Haan Whiipy Cream (olah sesuai petunjuk kemasan)
Collata dark chocolate compound, serut sesuai selera
Collata chocolate chips
Mandarin Orange, Kiwi, Strawberry

Cara Membuat :
1. Siapkan loyang bulat diameter 18cm, oles margarin, alas kertas roti, sisihkan.
2. Campur rata bahan tepung, coklat bubuk dan Baking Powder, ayak, sisihkan.
3. Kocok sampai creamy dengan mixer butter dan gula halus, tambahkan kuning telur, kocok rata, matikan mixer.
4. Masukkan campuran no.2 bergantian dengan susu cair, aduk rata dengan spatula.
5. Masukkan kocokan putih telur, aduk rata perlahan dan searah.
6. Tuang adonan dalam loyang, oven 175 C sampai matang (sesuaikan dengan oven Anda).
7. Setelah matang, biarkan dingin di suhu ruang, hias dengan filling & topping.

Jumat, 17 Juni 2011

Fair Game or For Gambling???

Turnamen Sepakbola Usia 12 DANONE The Nations Cup tingkat wilayah baru saja usai beberapa minggu lalu. Sayang, tim si sulung belum berhasil lolos ke tingkat provinsi. Bagi kami para orangtua dan tim pelatih, anak-anak sudah menampilkan permainan terbaik mereka. Dan yang terpenting adalah mereka menampilkan sebuah FAIR PLAY and FAIR GAME, yang selama ini hanya menjadi slogan semu dalam pembinaan PSSI Junior...

Turnamen Danone the Nations Cup ini bukan baru kali ini diselenggarakan. Bagi si sulung, tahun lalu ia juga sudah mengikutinya. Lucunya, peraturan yang diterapkan di tahun lalu dan tahun ini sungguh berbeda. Bahkan aturan yang disampaikan pada saat technical meeting dan pada saat pelaksanaannya, justru bertolak belakang!!!

Pada saat Technical Meeting disampaikan bahwa ketika permainan menemui titik seri atau draw, maka dilakukan tendangan adu pinalti, 3, 5, 7, dan 9 pemain. Kalau sampai 9 pemain masih terjadi nilai yang sama, baru dilakukan lempar koin untuk menentukan si pemenang.

Namun dalam pelaksanaannya, aturan ini tidak berlaku. Parahnya lagi, baru 3 pemain diadu tendangan pinalti, langsung dilakukan lempar koin. Tentu saja ini mengundang reaksi keras dari para tim pelatih dan orangtua dari masing-masing Sekolah Sepak Bola peserta.

Turnamen tingkat Junior ini selayaknya bersifat PEMBINAAN FAIR GAME bukan PEMBINAAN FOR GAMBLING. Seharusnya, di lini junior ini lebih dibina kemampuan individu anak ataupun kemampuan tim dalam bermain, bukan lebih diutamakan lempar koinnya.

Sejujurnya, MENANG bukanlah segalanya, karena dalam sebuah permainan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Tetapi, alangkah ironisnya jika keringat semangat Sportifitas dan Fair Game anak-anak harus gugur dengan sebuah lemparan koin???!!!